CIKAL
Iwan Fals
Kerbau di kepalaku ada yang suci
Kerbau di kepalamu senang bekerja
Kerbau di sini teman petani
Ular di negara maju menjadi sampah nuklir
Ular di dalam buku menjadi hiasan tato
Ular di sini memakan tikus
Kerbauku, kerbau petani
Ularku, ular sanca
Kerbauku teman petani, ularku memakan tikus
Kerbauku besar, kerbauku seram
tetapi ia bukan pemalas
Hidupnya sederhana...o..o...
Sancaku besar, sancaku seram
mengganti kulit, keluar sarang, makan, dan bertapa
Hidupnya sederhana
Ularku, ular sanca
Kerbauku kerbau petani
Ularku memakan tikus, kerbauku teman petani
Walau kerbauku bukan harimau
Tetapi ia bisa seperti harimau
Kerbauku tetap kerbau
Kerbau petani yang senang bekerja
Sancaku melilitnya
Kerbauku tidak terganggu
Karena sancaku dan kerbau temannya petani
Lalu di mana anak-anak sang tikus???
Bayi,bayi,bayi,murni dan kosong
Bayi,bayi,bayi,....bayi ya bayi
Kalau kita sedang tidur dan tiba-tiba saja kita terbangun
Karena lubang hidung kita terkena kumis harimau
Mungkin kita kan lari,...ya, lari...
Tetapi bayiku tidak...ehm
Bukan karena bayiku tidak bisa berlari
AKU PERCAYA.....AKU PERCAYA.....
Bayiku tidak akan pernah berfikir bahwa harimau itu jahat
Bayiku menarik-narik kumis harimau
Harimau malah memberikan bayiku mainan
Bayiku menjadi bayi harimau,
bayi harimau anak petani
Seperti sanca melilit kerbau, ia ada di gorong-gorong kota
Lantas apa AGAMA-nya.......??
Kerbauku, kerbau petani
Ularku,ular sanca
Bayiku murni dan kosong, ia ada di gorong-gorong kota................
Adrian
More Cikal
|
Rating: 2.83, 6 votes

Rate this song!
|